Advertisement

Friday, October 7, 2016

Kisah Bagaimana Muhammad Ali Masuk Islam dan Dipenjara Karena Pendiriannya

author photo
SebarHidayah.com - Kepergian legenda tinju , Muhammad Ali, diratapi segenap penjuru dunia terutama penggemar olahraga tinju.

Namun sedikit yang mengetahui kisah bagaimana legenda tinju itu memeluk Islam.

Dan lika-liku yang harus dilalui olehnya sebagai seorang Muslim dan juga public figure di Amerika Serikat.

Nama lahir Muhammad Ali adalah Cassius Marcellus Clay dan dia lahir 17 Januari 1942 di Kentucky, AS.

Ali memulai kariernya di arena tinju sejak berumur 12 tahun.



Pada tahun 1964, Muhammad Ali mengungkapkan dia sudah memeluk Islam.

Ketika pengumuman itu dibuat, Muhammad Ali baru saja mengalahkan Sonny Liston dan memegang nama sebagai juara dunia kelas berat.

Dan berita Ali masuk Islam memang memicu beberapa pihak panas.

Ali telah didorong oleh Malcom X untuk memeluk Islam.

Pada Maret 1964, pemimpin Nation of Islam, Elijah Muhammad telah mengganti nama Clay menjadi Muhammad Ali

Dan sejak itu petinju tersebut tidak lagi menggunakan nama Clay.

“Cassius Clay adalah nama budak . Saya tidak memilihnya dan saya tak menginginkannya.”

“Saya adalah Muhammad Ali, itu berarti dicintai Tuhan dan saya ingin orang menggunakan nama itu ketika berbicara dengan saya,” ujarnya.

Karena Ali memeluk Islam , koran-koran di negara tersebut merasa mereka dikhianati dan ada yang menuduhnya berbuat demikian karena ingin melariskan penjualan tiket.

Dibuang karena tak ingin berperang

Selain dikenal sebagai petinju, Ali juga dikenal sebagai seorang yang lantang bersuara dalam isu politik dan agama.

Bahkan dia terkenal sebagai seorang yang bijak berkata – kata.

Pada 1967 Ali dimasukkan ke penjara karena tidak ingin bergabung dalam perang melawan Vietnam disebabkan pendiriannya sebagai seorang muslim .

“Bagaimana saya mau membunuh seseorang jika saya salat lima kali sehari untuk perdamaian,” kata Ali pada 1967.

Karena pendirian itu, Ali tidak diizinkan untuk bertinju selama tiga tahun dan gelarnya dicabut.

Tegas menegakkan Islam sampai ke akhir hayat

Sampai ke hari – hari terakhirnya, Ali masih terlihat tegas dalam mempertahankan Islam terutama di Amerika.

Kata-kata tegas dari Muhammad Ali berhasil mematahkan ‘serangan’ Donald Trump terhadap Islam menyusul serangan di Perancis baru-baru ini.

“Saya seorang muslim dan pembunuhan orang tidak bersalah tidak ada hubungannya dengan Islam di Prancis, San Bernardino atau dimana-mana di dunia ini.”

“Muslim sejati akan tahu cara kejam yang dijuluki “Islamic Jihadist” itu sangat bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Islam.”

“Kami sebagai muslim harus berdiri menentang mereka yang menggunakan Islam untuk agenda pribadi.”

“Mereka telah mengalihkan banyak orang dari belajar tentang Islam. Muslim sejati tahu dan patut tahu ini salah di sisi Islam untuk memaksa orang masuk Islam.”

Ali tidak hanya tokoh olahraga tinju, tapi beliau juga merupakan seorang tokoh dalam dunia Islam yang disegani banyak orang.

Sesungguhnya kepergian Ali akan dirasakan oleh seluruh umat Islam.

[Sumber: tribunnews.com]


This post have 0 comments

Silahkan Tambahkan Komentar Kamu Disini!
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post